 |
| gambar labang mesem |
Keraton Sumenep didirikan atas inisiatif Raja Sumenep, yaitu PanembahanbSumolo atau Tumenggung Arya Nata Kusuma. Arsitek dari pembangunan keraton ini adalah Liaw Piau Ngo, yang memadukan gaya arsitektur Eropa, China, dan Jawa. Keraton ini terletak di dekat alun-alun kota Sumenep.
 |
| Taman Sare |
Keraton Sumenep memiliki pendopo yang cukup luas untuk menerima tamu, ruang peristirahatan raja, dan tempat pemandian putri-putri raja yang disebut “Taman Sare”. Di samping pendopo terdapat pohon beringin besar yang berusia ratusan tahun. Selain itu, terdapat juga gapura dengan nama “Labang Mesem” , yang artinya pintu senyum. Diberi nama Labang Mesem karena gapura tersebut mencerminkan keramahan keraton terhadap para tamu yang datang.
 |
| Kereta Kencana |
Di sisi kanan keraton terdapat ruang kerja raja yang sekarang difungsikan sebagai museum yang berisi alat-alat rumah tangga keraton. Mulai dari tempat tidur, piring makan, baju-baju putri raja, kursi-kursi, patung-patung, hiasan dinding, kereta kencana, hingga meriam, semuanya terdapat di museum.
 |
| Pendopo Sumenep |
Bangunan utama keraton terdiri dari dua lantai. Lantai atas adalah tempat pingitan putri-putri raja sebelum menikah. Sementara di bagian bawah merupakan kediaman raja yang terdapat empat kamar di dalamnya. Yang masing-masing kamar diperuntukkan ntuk kamar pribadi raja, kamar permaisuri, kamar orangtua pria dan orangtua perempuan raja.
 |
| isi keraton Sumenep |
0 komentar:
Posting Komentar